Anak yang gampang gelisah dalam melakukan sesuatu, selalu melupakan barang bawaannya,  gampang marah, serta sulit fokus saat belajar. Konsentrasi bukanlah hal yang akan membaik dan tumbuh dengan sendirinya dalam pribadi seorang anak, melainkan hal ini harus diajarkan oleh orang tua. Anak yang sulit berkonsentrasi akan sangat sulit diatur dan terkadang membuat orang tua habis kesabaran. Berbeda dengan anak yang gampang untuk konsentrasi.

Bila anak anda lebih senang dan betah bermain daripada belajar, sulit untuk belajar bila ada suara di sekitarnya seperti suara TV, radio, barang elektronik lainnya atau orang lain. Jika anak anda memiliki kecenderungan seperti diatas. Bisa di pastikan anak anda termasuk anak yang sulit berkonsentrasi. Sebagai orang tua hendaklah kita mulai mengajarkan anak untuk konsentrasi.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membantu anak meningkatkan konsentrasi :

1. Jangan Multitasking

Jangan memberikan tugas terlalu banyak kepada seorang anak dan membuatnya harus mengerjakannya dalam waktu yang bersamaan. Karena, multitasking membuat si anak akan semakin kurang fokus dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.

2. Kurangi konsumsi gula

Gula ternyata selain memberi dampak buruk terhadap gigi, ternyata bisa menyebabkan anak sulit untuk konsentrasi dan juga beristirahat. Kontrol konsumsi gula si anak.

3. Mendengarkan musik

Musik diketahui membantu perkembangan jaringan otak, dan juga membuat orang lebih rileks. Anak yang suka mendengarkan musik akan lebih gampang untuk berkonsentrasi. Buat daftar lagu kesukaan anak anda.

4.  Membaca

Terdengar sepele, namun membaca ternyata bisa membantu meningkatkan konsentrasi seorang anak. Dalam membaca, si anak akan diajak untuk berimajinasi dan membangun kreatifitasnya sendiri. Dengan membaca anak akan menjadi lebih fokus.

5. Bermain yang mengasah konsentrasi

Dengan hal yang lebih menyenangkan ada cara lain. Ajak anak  bermain permainan seperti monopoli, catur atau ular tangga. Selain menyenangkan, permainan seperti ini bisa meningkatkan konsentrasi.

Selain 5 hal di atas, kata-kata positif dari orang tua kepada anak sangatlah berpengaruh. Seorang anak bisa menjadi kurang konsentrasi, bisa karena faktor emosi negatif dan juga asuhan serta bahasa yang negatif  dari orang tua. Hal itu kerap membuat seorang anak menjadi stress, tapi tidak berani mengungkapkan dan mengekspresikannya. Bahasa negatif sendiri dapat membuat seorang anak down karena tidak adanya penyemangat dan merasa tidak dihargai oleh orang tua serta menjadikan adanya jarak antara orang tua dan anak. Konsentrasi bukanlah hal yang akan tumbuh dan menjadi baik seiring berjalannya waktu. Ajarkan konsentrasi kepada anak sejak awal.